Bauran Pemasaran 7P (Marketing Mix) dan Contoh Penerapan

Bauran Pemasaran 7P (Marketing Mix) dan Contoh Penerapan
Bauran Pemasaran 7P (Marketing Mix) dan Contoh Penerapan

Bauran Pemasaran 7P (Marketing Mix) dan Contoh Penerapan - Dalam memasarkan suatu produk atau jasa dalam suatu perusahaan, penting untuk memiliki pendekatan yang mudah dan fleksibel. Marketing Mix atau yang diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi bauran pemasaran adalah strategi penjualan atau promosi serta penetapan harga yang unik dan dirancang untuk menghasilkan pertukaran yang saling menguntungkan bagi pasar yang di tuju. 

Ketika merk besar memasuki platform media sosial, satu lagi komponen bauran pemasaran ditambahkan, yaitu komponen keterlibatan atau interaksi. Interaksi sosial merek ini sebenarnya bukan bentuk promosi dan bukan bisnis, tetapi ini adalah contoh komponen baru yang berkembang karena perubahan zaman.

Pengertian Bauran Pemasaran 7P (Marketing Mix 7P) dan Contoh Penerapannya

Contoh lainnya adalah munculnya teknologi cryptocurrency. Tidak jelas siapa penemu model bisnis seperti bitcoin, apalagi aspek bukti fisik seperti perkantoran, legalitas, dan sejenisnya. Tapi, sekarang cryptocurrency baru yang mendominasi pasar memiliki penilaian yang begitu tinggi, bukan?

Terlepas dari banyak pro dan kontra dari bitcoin, itu masih merupakan contoh yang bagus tentang bagaimana tidak semua aspek bauran pemasaran harus dimiliki oleh perusahaan.

Berkembangnya Bauran Pemasaran 4P menjadi 7P

Bauran pemasaran ini berkembang tidak hanya dari segi produk, promosi, harga (4P), tetapi juga dari segi lokasi, orang, proses, dan bukti fisik (selanjutnya disebut bauran pemasaran jasa), khususnya di bidang jasa. sektor. sedang mengerjakan. Sebagai 7P.

Perusahaan jasa akan mengadaptasi konsep tersebut agar sesuai dengan kebutuhannya, agar sesuai dengan konsep 7P berikut(product, price, place, promotion, people, process, dan physical evidence) yang digunakan untuk mengambil keputusan dalam pembuatan strategi komunikasi pemasaran.


1. Product (The Services) / Produk atau Jasa

Produk yang dapat memberikan manfaat, memenuhi kebutuhan konsumen, dan dapat memuaskan konsumen disebut produk jasa. Pelanggan tidak membelanjakan uang untuk barang atau jasa, tetapi membelanjakan uang untuk manfaat dari apa yang ditawarkan.


2. Price / Harga

Harga bukan hanya hal yang penting, itu adalah hal yang vital. Perusahaan akan melakukan ini dengan hati-hati karena penetapan harga akan mempengaruhi total pendapatan dan biaya. Harga adalah faktor utama yang menentukan positioning produk; itu harus diputuskan sesuai dengan target pasar, bauran produk dan layanan, dan persaingan.


3. Place / Lokasi Usaha

Cakupan tempat merupakan hal yang harus diperhatikan dengan matang, tempat-tempat strategis tentu memiliki peluang akses publik yang lebih baik, namun biaya sewa dari tempat-tempat tersebut juga harus diperhitungkan sebagai konsekuensi dari kemudahan akses konsumen.


4. Promotion / Strategi Promosi

Mempromosikan merupakan prinsip dasar pemasaran dimana perusahaan dituntut untuk dapat memberikan insentif kepada calon pembeli dari produk atau jasa yang ditawarkan. Insentif tersebut dapat berupa potongan harga, penyampaian product knowledge secara menarik, hingga pemberian sampel produk/jasa secara gratis. Penggunaan orang-orang berpengaruh untuk berkomunikasi secara persuasif tentang produk yang ditawarkan juga merupakan bentuk promosi dalam konteks pemasaran.


5. People / Sumber Daya Manusia (SDM)

People adalah aset utama yang dibutuhkan bisnis dalam industri jasa, terutama yang membutuhkan sumber daya berkinerja tinggi. Tenaga kerja yang berkinerja tinggi akan menciptakan kepuasan dan loyalitas pelanggan yang lebih kuat.


6. Process / Proses atau Aktivitas Bisnis

Kualitas pelayanan sangat bergantung pada proses penyampaian pelayanan kepada konsumen. Semua perusahaan jasa harus memiliki standar sistem dan prosedur yang dijalankan oleh karyawan yang berkompeten, berkomitmen, dan loyal kepada perusahaan tempatnya bekerja.


7. Physical Evidence / Bukti Fisik Perusahaan

Bukti fisik adalah bukti yang dapat dirasakan oleh indera manusia, baik melalui penglihatan, sentuhan, maupun penciuman. Barang bukti fisik ini meliputi gedung perkantoran dan unsur penunjang lainnya seperti pertokoan, pertokoan, dan sejenisnya. Bangunan merupakan contoh benda fisik yang dapat dijual kepada perusahaan yang membutuhkan jasa. Perhatian terhadap interior, peralatan bangunan, termasuk sistem petir, dan tata letak yang luas menjadi perhatian penting.


Cara Riset Target Pasar dengan Marketing Mix 4P

Ketika kita mendengar istilah bauran pemasaran, hal pertama yang terlintas di benak kita adalah metode pemasaran yang harus digunakan oleh perusahaan. Padahal, sebelum terjun ke proses “memasarkan suatu produk” terlebih dahulu kita perlu menentukan siapa target pasar dari produk bisnis yang ingin kita luncurkan. Sulit bagi kita untuk mengetahui apakah produk ini layak dari perspektif bisnis tanpa melakukan riset pasar. Bauran pemasaran adalah strategi fundamental yang membantu menentukan target pasar yang tepat.


Penerapan Marketing Mix 4P dan Contohnya

Berikut penjabaran tools marketing menggunakan elemen 4P (Product, Price, Promotion, Place) dalam membantu Anda melakukan riset pasar yang tepat.


Cari Produk untuk Market Anda

Saat ini, bisnis yang sukses tahu bahwa pelanggan mereka lebih penting daripada produk mereka. Mengapa kita perlu mendengar ini? Di era modern ini, hampir setiap orang memiliki peluang untuk memulai bisnis sendiri, atau membuat produk sendiri. Peluang ini terbuka lebar dan seringkali memungkinkan selera berubah dengan cepat. Hanya produk yang benar-benar memenuhi kebutuhan pelanggan yang akan bertahan di pasar.


Contoh sederhana dalam hal ini adalah situs yang seluruhnya berbahasa Thailand. Ketika lembaga bimbingan belajar yang bersaing mencoba mengembangkan paket bimbingan belajar yang inovatif, uji coba demi uji coba, Ruangguru keluar dengan inovasi 200% lebih baik, menawarkan semuanya dalam bentuk aplikasi berbasis online. Secara fungsional dan kualitas mungkin hampir sama, tetapi pertanyaan dan pembahasannya berbeda, dikemas dalam teknologi yang berbeda. Produk mereka hadir sesuai dengan perilaku target pasar anak muda saat ini yang tumbuh bersama digital native, membuat aplikasi mereka laris manis di pasaran.


Strategi Pricing (Penentuan harga)

Di bagian kedua, Anda perlu tahu lebih banyak tentang ketebalan dompet dan kesediaan membayar untuk target pasar produk Anda. Harga item tergantung pada audiens yang dituju.

Setiap kategori bisnis memiliki strategi penetapan harga yang berbeda. Mulai dari penentuan margin, faktor inflasi dan lain sebagainya. Dalam bisnis kuliner, patokan margin kotor biasanya 30%, karena dengan umur produk yang pendek, karena ada sebagian bahan baku yang terbuang.

Dalam bisnis fashion, elektronik, dan otomotif, mereka biasanya memiliki standar margin khusus industri mereka sendiri, tentu saja, Anda harus mempelajarinya sebelum masuk ke harga sebenarnya. Jika Anda adalah tipe orang yang tidak mau repot, Anda juga bisa menggunakan pendekatan top-down. Cari saja beberapa harga produk pesaing, dan lihat kisaran harga apa yang sesuai untuk produk Anda sendiri. Dari kisaran ini, Anda dapat menentukan harga minimum dan maksimum untuk produk Anda di pasar. Ingin tahu strategi yang lebih siap pakai? Ikuti aturan dasar dalam kaidah pemasaran berikut.


Strategi Promosi

Pada poin ketiga dalam permainan ini, Anda dituntut untuk bisa bermain lebih jauh. Ya, strategi promosi erat kaitannya dengan karakter target pasar Anda. alasannya sederhana; orang lebih suka promosi dibatasi pada waktu-waktu tertentu. Jujur, jika Anda sedang sibuk menonton video YouTube, tiba-tiba acara Anda digantikan oleh iklan saat Anda sedang bersenang-senang, bukan? Hal serupa juga terjadi saat Anda menerima SMS atau pesan WhatsApp yang meminta Anda untuk membeli produk dengan iming-iming harga besok yang naik. Oleh karena itu, Anda harus mengetahui taktik khusus agar calon pelanggan tidak membarikan kesan buruk dari promosi yang sering anda lakukan.


Endorsment vs Paid Ads vs Organic Reach?

Meskipun ada banyak jenis strategi promosi yang berbeda, tiga yang disajikan adalah strategi promosi bisnis yang paling populer, setujukah Anda? Cara menentukan strategi terbaik adalah dengan mengerjakan apa yang paling Anda kuasai. Pasar dukungan produk sangat menguntungkan dan cepat, tetapi produk casual seperti laptop bukanlah salah satunya.


Oleh karena itu, Anda harus memperhatikan perilaku target pasar Anda. Apakah diskon dan hadiah dapat menarik mereka untuk membeli, atau apakah rekomendasi dari teman dekat lebih berpengaruh. Produk jenis ini dapat dibeli sewaktu-waktu atau hanya diperlukan dalam kondisi tertentu (misalnya vitamin anak). Bisakah momentum tertentu efektif dalam menjangkau pasar.


itulah adalah beberapa pertanyaan yang mungkin membantu Anda memutuskan teknik pemasaran mana yang akan digunakan. Ingat, sekali lagi, kunci sukses dari semua promosi adalah ketika bisa hadir di waktu yang tepat.


Placement Strategy (Pemilihan Channel)

Dalam model bisnis tradisional seperti toko retail dan restoran, elemen tempat sering diartikan sebagai tempat (lokasi) untuk beroperasi. Namun dalam arti sebenarnya, suatu tempat/lokasi lebih tepat diartikan sebagai tempat berkumpulnya pasar, baik di dunia nyata maupun dunia maya.

Jika Anda menggunakan definisi seperti di atas, tidak ada salahnya mengartikan "place" dalam konteks saat ini, tidak hanya di tempat, tetapi juga di saluran. Hanya dengan definisi baru ini kita dapat mengembangkan bentuk promosi yang lebih efektif. Jika pada bab sebelumnya tentang strategi promosi kita berbicara tentang metode, maka pada bagian ini kita akan banyak berbicara tentang alat-alatnya.

Dalam konteks saluran media sosial, saya rasa tidak perlu saya tafsirkan ulang karena pembahasan ini sudah pernah saya bahas di postingan pemasaran melalui media sosial. Branding produk kita akan bagus ketika kita bisa menghadirkannya di tengah-tengah tempat berkumpulnya target pasar kita. Satu tempat yang perlu diingat adalah bahwa tempat ini tidak Satu hal yang perlu diingat adalah bahwa tempat ini tidak harus menjadi sesuatu yang berdiri diam. Definisi "place" dapat didefinisikan secara luas, seperti dalam contoh berikut.


PT Lalaland adalah pemilik beberapa apartemen yang berlokasi di pusat perkantoran di Jakarta. Untuk menjangkau pasar lebih efektif, mereka memasang TV portabel di setiap Go-car dan Grab-car yang beroperasi di wilayah DKI Jakarta. Selama penumpang berada di dalam kendaraan, TV portabel ini akan menampilkan indeks kamar, lokasi, dan profil bangunan yang mereka sediakan.


Tentu saja contoh di atas bukanlah ide yang pertama, sudah banyak perusahaan sejenis yang menerapkan model promosi seperti itu. Tapi kira-kira begitulah cara kami menentukan strategi luar angkasa yang tepat. Dibutuhkan ide-ide kreatif dan pengalaman yang cukup sehingga pada akhirnya kami dapat memastikan bahwa iklan tersebut mendapatkan tempat yang seharusnya.


Apa perbedaan marketing mix 4p dan 7p?

Dari kedua tujuan tersebut sebenarnya hampir sama, yaitu menggambarkan unsur-unsur yang berkaitan dengan pemasaran suatu usaha, baik produk/jasa. Namun 4p merupakan formula yang muncul terlebih dahulu yaitu product, place, price dan promotion, sedangkan setelah itu dikembangkan tiga elemen lagi yaitu people, process dan physical evidence.


Bagaimana cara menggunakan marketing 7p dalam aplikasi bisnis?

Memasarkan suatu produk memerlukan pertimbangan yang cermat dari tujuh faktor. Karena sulitnya memisahkan keberhasilan penjualan suatu produk atau jasa dari keunggulan satu atau dua elemen tersebut. McD populer karena menawarkan promosi yang hebat dan terletak dekat dengan pelanggan, Bukalapak populer karena produk aplikasinya, promosi, dan inovasi proses bisnis, dll.


Apakah seluruh aspek dalam analisis 7p harus ikut dipertimbangkan?

Ya, semakin lengkap tentunya semakin baik. Namun, Anda juga perlu tahu bahwa akan sangat sulit bagi perusahaan mana pun untuk unggul dalam semua elemen ini. Salah satu contoh, produk bisnis yang memiliki harga (price) murah akan sulit mendapatkan lokasi (tempat sewa) yang strategis. Artinya tidak salah jika Anda fokus untuk unggul dalam satu atau dua elemen di 7p.


Apakah teori 7p ini sudah final atau bisa bertambah/berkurang?

Dalam bisnis, setiap teori tentunya akan sangat dinamis. Contohnya saat ini, banyak restoran yang faktor tempat seharusnya menjadi penentu pemasaran yang dominan, namun dengan bantuan Go-food atau Grabfood, lokasi restoran yang strategis menjadi tidak relevan.

Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url